Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Sudah Saatnya Aku Belajar Menemani Diriku Sendiri

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Hari ini aku ingin menulis sesuatu yang cukup personal. Bukan tentang Jerman, bukan tentang bahasa Jerman, bukan tentang kehidupan pernikahan, dan bukan juga tentang kesibukan sehari-hari. Hari ini aku hanya ingin menulis tentang perasaan yang akhir-akhir ini sering datang diam-diam. Perasaan seperti kehilangan. Bukan kehilangan seseorang karena meninggal dunia. Bukan juga kehilangan sesuatu yang benar-benar pergi. Tapi kehilangan yang bentuknya lebih samar. Kehilangan ritme. Kehilangan kedekatan. Kehilangan rasa "punya tempat pulang" dalam beberapa hubungan yang dulu terasa begitu dekat. Mungkin ini bagian dari proses bertambah dewasa. Mungkin ini bagian dari hidup sebagai perantau. Atau mungkin memang sudah waktunya aku belajar berdiri lebih mandiri secara emosional. Sejak tinggal di Jerman, aku sering merasa seperti hidup dalam dunia yang berbeda dengan kehidupan yang dulu pernah aku miliki di Indonesia. Waktu terus berjalan. Sem...

Tentang YouTube, Bahasa Jerman, dan Proses Bertumbuhku di Jerman

Welcome Sommer di Jerman, tahun kedua.

Sedih yang Tidak Menetes Jadi Air Mata

Berhenti Berekspektasi, Belajar Menerima Hidup Apa Adanya

1 Tahun 3 Bulan di Jerman, Banyak yang Allah Ajarkan (Catatan Ramadhan)

Ketika Solusi Belum Datang, Tapi Hati Sudah Tenang Pelajaran Indah dari Kajian Ustadz Adi Hidayat

Merawat Hati dengan Syukur: Pelajaran Indah dari Khutbah Ustadz Adi Hidayat

Belajar Bahasa Jerman dengan Caraku Sendiri

Tentang Hidup di Jerman, Belajar Memahami Hati Manusia