Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Berhenti Berekspektasi, Belajar Menerima Hidup Apa Adanya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh… Hari ini aku ingin menulis sesuatu yang mungkin agak berbeda. Lebih jujur, lebih dalam, dan mungkin lebih sunyi. Akhir-akhir ini aku belajar satu hal yang cukup berat untuk diterima: berhenti berekspektasi bahwa hidup akan selalu terasa menyenangkan. Hidup di Jerman: Sepi yang Nyata Sudah lebih dari satu tahun aku tinggal di Jerman. Dan semakin ke sini, aku semakin sadar… aku memang tidak punya circle di sini. Tidak punya teman dekat. Tidak punya tempat bercerita secara langsung. Tidak punya kehidupan sosial seperti dulu di Indonesia. Temanku… hanya suamiku. Dan selebihnya… aku punya Allah. Awalnya terasa aneh. Bahkan kadang terasa sangat sepi. Tapi justru dari situ aku mulai melihat banyak hal dari kejauhan. Aku jadi lebih peka. Lebih bisa memperhatikan tanpa harus terlibat terlalu dalam. Belajar Menyukai Hidup yang Private Sekarang aku lebih memilih hidup yang sangat private. Bahkan Instagram pribadiku yang hanya sekitar 400 fol...

Postingan Terbaru

1 Tahun 3 Bulan di Jerman, Banyak yang Allah Ajarkan (Catatan Ramadhan)

Ketika Solusi Belum Datang, Tapi Hati Sudah Tenang Pelajaran Indah dari Kajian Ustadz Adi Hidayat

Merawat Hati dengan Syukur: Pelajaran Indah dari Khutbah Ustadz Adi Hidayat

Belajar Bahasa Jerman dengan Caraku Sendiri

Tentang Hidup di Jerman, Belajar Memahami Hati Manusia

Setelah 42 Hari Off: Aku Kembali ke Instagram, Tapi dengan Hati yang Lebih Tenang

Ijazah Doa Nabi Khusus Hari Jumat — Catatan Khutbah dari Ustadz Adi Hidayat

Jadilah Perempuan yang Sederhana — Catatan dari Ustadzah Halimah Alaydrus